10 Tips Keamanan Pelajar

Tags : personal
Date :09 September 2016

Image

Ketika anak sudah mulai sekolah, orang tua sering merasa khawatir akan keamanan diri anak mereka. Terlebih di zaman sekarang ini, banyak oknum yang memanfaatkan kesempatan sekecil apapun untuk mengambil apa yang bukan haknya. Anak usia sekolah, mulai dari tingkat pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi perlu dibekali kemampuan untuk menjaga keamanan diri dan properti mereka masing-masing.

Berikut ini adalah 10 tips keamanan yang bisa anak lakukan, menurut Expert Security Tips.


1. Menjaga barang berharga.
Insiden pencurian biasanya terjadi karena adanya kesempatan dan kelalaian dari si pemilik. Selalu ingatkan anak anda untuk menjaga barang berharga miliknya di tempat yang aman dan pastikan hanya ia yang mengetahui aksesnya. Asrama atau kamar penginapan merupakan area umum, sehingga penyusup dapat memasuki area pribadi dan mengambil barang yang bukan miliknya.

Image

 


2. Selalu meninggalkan kamar dalam keadaan terkunci.
Jika tinggal di asrama/ sedang stay di penginapan, maka pastikan kunci kamar tersebut mempunyai kualitas yang baik sehingga tidak mudah untuk dibobol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


3. Selalu bepergian dalam kelompok.
Jika anak pergi sendirian, maka ia beresiko lebih tinggi untuk menjadi korban kejahatan. Semakin besar jumlah anak dalam kelompok, maka orang jahat akan berpikir dua kali untuk menyerang. Terlebih jika anak anda bepergian malam hari atau di area yang sepi. Namun, anak harus tetap waspada dalam memilih kelompoknya.

 

4. Tidak memposting lokasi di media sosial.
Media sosial memang mempunyai daya tarik yang sangat tinggi terhadap pelajar. Namun, media sosial juga dapat menjadi bumerang jika disalahgunakan. Pastikan anak anda tidak mencantumkan lokasi dalam status media sosialnya.


Baca juga: Tips Keamanan Jejaring Sosial Untuk Pelajar 


5. Memberi tahu rencana perjalanan ke teman dekat.
Jika situasi tidak memungkinkan untuk bepergian bersama teman, pastikan anak anda menginformasikan rencana perjalanannya yang mencakup tujuan, orang yang akan ditemui dan durasi perjalanan tersebut kepada anda dan teman dekatnya. Dengan mengetahui hal ini, anak anda tetap terpantau dengan aman.


6. Mengaktifkan fitur quick call dalam ponsel.
Dalam keadaan panik, biasanya orang akan sulit untuk mengingat hal-hal kecil seperti nomor telepon dan alamat. Oleh karena itu, aturlah fitur quick call dalam ponsel anak anda sehingga dapat menghubungi anda dalam keadaan darurat


7. Melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan/ membahayakan.
Biasanya, tindak kejahatan tidak terjadi secara tiba-tiba. Ingatkan anak anda untuk selalu waspada dalam segala situasi. Jika ada tindak tanduk yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak yang berwenang.


8. Tidak memberikan data pribadi ke orang asing.
Kelemahan anak adalah mereka memberikan akses data pribadi yang cukup terbuka kepada orang lain yang baru saja dikenal. Misalnya, saat mereka baru berkenalan kemudian memberikan nomor telepon dengan mudahnya. Ingatkan kepada anak anda untuk tidak memberikan data pribadi apapun kepada orang asing.


9. Tidak menerima tawaran makanan/ minuman sembarangan.
Kita tidak pernah tahu apa yang terkandung di dalam suatu makanan, apalagi jika kita mendapatinya dari orang asing. Maka ingatkan anak anda untuk tidak menerima tawaran makanan/ minuman dari siapa pun yang tidak mereka kenal dengan baik.


10. Belajar teknik bela diri dasar.
Selain untuk kebugaran, ada baiknya anak anda dibekali pelatihan bela diri dasar untuk memastikan bahwa mereka bisa menjaga dirinya sendiri jika mereka ada di dalam situasi yang tidak menguntungkan. Berikanlah kebebasan kepada anak anda untuk memilih jenis bela diri yang mereka sukai, sehingga mereka dapat menjalani sesi latihan dengan menyenangkan.

 

(Inne R. A.)